Al Quran 19.16-34 Yesus

 Surah Maryam (surah ke-19) dalam Al-Qur'an secara rinci 

mengisahkan kelahiran ajaib Nabi Isa AS (Yesus) dari perawan suci Maryam tanpa perantara ayah, sebagai tanda kekuasaan Allah. Malaikat Jibril menyampaikan kabar gembira tersebut, dan Nabi Isa AS lahir di bawah pohon kurma, kemudian berbicara saat bayi untuk membela kesucian ibunya.

Kisah Kelahiran Yesus (Isa AS) dalam Surah Maryam:
  • Kabar Gembira (Ayat 16-21): Maryam mengasingkan diri, lalu Jibril mendatangi Maryam menyerupai manusia dan mengabarkan bahwa ia akan memiliki anak laki-laki yang suci.
  • Kehamilan Ajaib (Ayat 20-22): Maryam terkejut karena tidak pernah disentuh laki-laki. Jibril menegaskan bahwa itu mudah bagi Allah sebagai tanda kebesaran-Nya.
  • Kelahiran dan Mukjizat (Ayat 23-26): Karena rasa sakit melahirkan, Maryam bersandar di pangkal pohon kurma, di mana ia diperintahkan makan kurma dan minum air, serta tidak berbicara kepada siapa pun.
  • Kesaksian Bayi (Ayat 27-34): Maryam membawa bayinya ke kaumnya dan dituduh berbuat mungkar. Nabi Isa AS berbicara dalam ayunan, menegaskan dirinya hamba Allah, seorang Nabi, dan berbakti kepada ibunya.
  • Posisi Yesus (Ayat 33-34): Al-Qur'an menegaskan bahwa Yesus adalah hamba Allah dan menegaskan kedudukannya, bukan anak Allah, untuk meluruskan perselisihan mengenai beliau.
Surah ini menonjolkan kesabaran Maryam dan mukjizat penciptaan Isa AS yang serupa dengan penciptaan Adam (
A.S
)—diciptakan dari tanah kemudian Allah berfirman "Jadilah", maka jadilah ia.

このブログの人気の投稿

Jesus is God Proven in only 1 Chapter

Tuhan Yesus bukan Muslim Beliau dibaptis