Tuhan tidak meninggalkanmu
Namun, tabahkanlah hatimu, sahabatku. Dengan Tuhan di sisimu, kamu tidak perlu takut disingkirkan karena dianggap tidak diinginkan dan tidak layak (Yosua 1:9). Tinggalkan luka dan kebohongan di belakangmu dan gantikan dengan kebenaran Tuhan. Tuhan telah
merencanakan hal-hal luar biasa untukmu jika kamu mau maju bersama-Nya. Tidakkah kamu bisa mendengar Yesus berbisik, "Engkau sudah terlalu lama tinggal di gunung ini. Mari ikut Aku, anak-Ku" (Ulangan 1:6)?Inilah pesan yang ingin saya sampaikan dari postingan ini: Tuhan menginginkanmu, bahkan dengan beban emosionalmu. Setan menyerang dengan kejam, memutarbalikkan persepsi dan pemikiran kita untuk meyakinkan kita bahwa kita tidak layak dicintai, bahkan oleh Tuhan. Tuhan, dalam belas kasih-Nya, ingin kita mengetahui kebenaran-Nya. Dia tidak ingin kamu tetap berada dalam pola pikir itu, teman. Dia ingin kamu melangkah maju dan bertumbuh menjadi pribadi yang telah Dia ciptakan.